Apakah Metode Sakamoto itu?
Berasal dari Jepang, Metode Sakamoto Math adalah pendekatan visual untuk pemecahan masalah. Ini adalah metode yang mantap dan inovatif untuk memecahkan soal cerita. Metode Sakamoto memberikan siswa teknik yang sistematis dan terstruktur secara sederhana untuk menganalisa pertanyaan dengan cara yang logis. Karena penekanannya pada pemahaman konsep dan aplikasi, dan bukan pada belajar hafalan, maka menghasilkan pemikiran logis dan kreatif, sehingga meningkatkan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah, utamanya soal cerita.
Metedo Sakamoto dikembangkan oleh Dr Hideo Sakamoto untuk memungkinkan anak-anak untuk tidak hanya mengatasi aspek mekanik dari pemecahan masalah, tetapi yang lebih penting adalah meningkatkan pemahaman dan kreativitas mereka ketika bergulat dengan masalah matematika.
Secara singkat, Metode Sakamoto terdiri dari tiga langkah dasar yang sederhana.
- Langkah pertama adalah menganalisis masalah, menentukan fakta-fakta penting dari pertanyaan soal, dan menangkap hubungan data satu sama lain. Di sini, para siswa mengatur dan menghubungkan informasi secara sistematis dalam bentuk seperti tabel.
- Langkah kedua adalah menerjemahkan informasi yang dikumpulkan pada langkah pertama menjadi diagram linear atau model. Diagram linear akan membantu siswa menentukan dan memahami logika di balik perhitungan yang harus mereka lakukan pada langkah berikutnya.
- Pada langkah terakhir, siswa menulis persamaan matematis dan melakukan perhitungan untuk tiba di jawaban akhir.
Dengan menggunakan Metode Sakamoto, anak-anak dilatih untuk memahami esensi dari pertanyaan itu dan menyederhanakan ke bentuk diagram yang sederhana.
Daya Saing Metode Sakamoto
- Membantu untuk meningkatkan kinerja siswa dalam Matematika.
- Menyediakan teknik terstruktur & sistematis untuk pemecahan masalah.
- Mengembangkan kemampuan berpikir logis dan analitis.
- Memupuk berpikir kreatif.
- Mengembangkan pemahaman tentang konsep & aplikasi.
- Memperkuat Matematika dasar siswa.
- Menjadikan pemecahan soal cerita menjadi mudah, akurat & cepat.
Manfaat apa yang diperoleh dengan mengikuti Metode Sakamoto ?
- Membangun kemampuan berpikir Logis-Analitis.
- Mengajarkan cara terstruktur/sistematis dalam menyelesaikan soal dengan mudah, teliti dan cermat.
- Meningkatkan kemampuan yang mendasar untuk siswa dalam pelajaran matematika.
- Membangun pengertian konsep dan aplikasinya
- Mengembangkan pola pikir kreatif dan imajinatif
Fobia Matematika?
Fobia / rasa takut terhadap matematika mengakibatkan banyak sekali siswa – siswi Sekolah Dasar mengalami kesulitan dalam pelajaran matematika.
Dengan Metode Sakamoto yang sederhana dan mudah dimengerti, namun cepat dan akurat dalam memecahkan soal dengan pemikiran Logis-Analitis, akan membuat siswa tidak hanya sekedar bisa, melainkan lebih dari itu, siswa menjadi suka dan senang matematika.
Tak ada lagi Fobia Matematika. Matematika akan menjadi sahabat setiap siswa Sekolah Dasar.
Contoh Soal
Amir memiliki uang Rp. 800,oo lebih banyak dari dua kalinya uang Budi.
Kemudian Amir memperoleh Rp. 6.500,oo dan Budi membelanjakan Rp. 1.400,oo
Sekarang uang Amir adalah empat kalinya uang Budi ?
Berapah uang Amir pada mulanya?
(1) G.R. (Grasp of Relationship)
Pembentukan G.R. membuat murid mengerti data dengan sistematis
Murid menganalisa data dan hubungan antar dari dari soal di atas.
Kemudian akan dilanjutkan ke tahap pembuatan diagram
(2) Diagram
Pembuatan diagram akan membantu siswa untuk lebih memahami G.R.
Diagram menyederhanakan dan menjadikan solusi menjadi lebih mudah
(3) Penulisan
Penulisan adalah bentuk terakhir dari langkah berpikir sistematis
Penulisan tidak lain adalah penulisan cara atau langkah seperti di sekolah
untuk mendapatkan jawaban yang benar
Rp. 800,oo + Rp. 6.500.oo = Rp. 7.300,oo
4 x Rp. 1.400,oo = Rp. 5.600,oo
Rp. 7.300,oo + Rp. 5.600,oo = Rp. 12.900,oo
4-2=2
—————————————————————————
Suatu kedai buah menjual buah pir seharga Rp. 700,oo dan apel seharga Rp. 400,oo. Sally membeli beberapa buah pir dan Tom membeli beberapa buah apel. Sally membelanjakan uang Rp. 1.100,oo lebih banyak dari Tom tapi Sally memiliki 7 buah lebih banyak dari Tom.
a) Berapa banyak buah pir yang Sally beli ?
b) Berapa banyak uang yang dibelanjakan Tom?
(1) G.R
(2) Diagram.
(3) Penulisan.
7 x Rp. 700,oo = Rp. 4.900,oo
Rp. 1.100,oo + Rp. 4.900,oo = Rp. 6.000,oo
70 – 40 = 30
20 – 7 = 13 ? banyak pir yang dibeli Sally
20 x Rp. 400,oo = Rp. 8000,oo ? uang yang dibelanjakan Tom
Materinya Dapat didownload :
https://drive.google.com/file/d/0Bx8TBzt2UwUBVklTRms5YmtXVUU/view?usp=sharing





Tidak ada komentar:
Posting Komentar